Selamat membaca
Hikmah
semoga bermanfaat
Banner 300 x 460 widget kanan

Halaman Utama

BLOGSPOT kiri

Bersedekahlah untuk Mempercepat Rejeki dan Menjauhkan dari Bala dan Musibah

Showing posts with label Hikmah. Show all posts
Showing posts with label Hikmah. Show all posts

KETIKA ANAK BERTANYA TENTANG ALLAH  

Allah itu Siapa?
Utamanya pada masa emas 0-5 tahun, anak-anak menjalani hidup mereka dengan sebuah potensi menakjubkan, yaitu rasa ingin tahu yang besar. Seiring dengan waktu, potensi ini terus berkembang (mudah-mudahan potensi ini tidak berakhir ketika dewasa dan malah berubah menjadi pribadi-pribadi “tak mau tahu” alias ignoran).
 
Nah, momen paling krusial yang akan dihadapi para orang tua adalah ketika anak bertanya tentang ALLAH. Berhati-hatilah dalam memberikan jawaban atas pertanyaan maha penting ini. Salah sedikit saja, bisa berarti kita menanam benih kesyirikan dalam diri buah hati kita. Na’uzubillaahi min dzaliik.
 
Berikut ini saya ketengahkan beberapa pertanyaan yang biasa anak-anak tanyakan pada orang tuanya:
Tanya 1: “Bu, Allah itu apa sih?”
Tanya 2: “Bu, Bentuk Allah itu seperti apa?”
Tanya 3: “Bu, Kenapa kita nggak bisa lihat Allah?”
Tanya 4: “Bu, Allah itu ada di mana?”
Tanya 5: “Bu, Kenapa kita harus nyembah Allah?”
 
 
Tanya 1: “Bu, Allah itu apa sih?”
Jawablah:
“Nak, Allah itu Yang Menciptakan segala-galanya. Langit, bumi, laut, sungai, batu, kucing, cicak, kodok, burung, semuanya, termasuk menciptakan nenek, kakek, ayah, ibu, juga kamu.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
 
Tanya 2: “Bu, bentuk Allah itu seperti apa?”
Jangan jawab begini:
“Bentuk Allah itu seperti anu...ini...atau itu...”, karena jawaban seperti itu pasti salah dan menyesatkan.
 
Jawablah begini:
“Adek tahu kan, bentuk sungai, batu, kucing, kambing,...semuanya...nah, bentuk Allah itu tidak sama dengan apa pun yang pernah kamu lihat. Sebut saja bentuk apa pun, bentuk Allah itu tidak sama dengan apa yang akan kamu sebutkan.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
 
فَاطِرُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ‌ۚ جَعَلَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٲجً۬ا وَمِنَ ٱلۡأَنۡعَـٰمِ أَزۡوَٲجً۬ا‌ۖ يَذۡرَؤُكُمۡ فِيهِ‌ۚ لَيۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ۬‌ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ (١١)
 
“[Dia] Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan [pula], dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS asy-Syura: 11)
 
Tanya 3: “Bu, kenapa kita nggak bisa lihat Allah?“
Jangan jawab begini:
Karena Allah itu gaib, artinya barang atau sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.
 
Jawaban bahwa Allah itu gaib (semata), jelas bertentangan dengan ayat berikut ini.
Al-Hadid ayat 3:
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
“Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”
 
Dikhawatirkan, imajinasi anak yang masih polos akan mempersamakan gaibnya Allah dengan hantu, jin, malaikat, bahkan peri dalam cerita dongeng. Bahwa dalam ilmu Tauhid dinyatakan bahwa Allah itu nyata senyata-nyatanya, lebih nyata daripada yang nyata, sudah tidak terbantahkan.
 
Apalagi jika kita menggunakan diksi (pilihan kata) “barang” dan “sesuatu” yang ditujukan pada Allah. Bukankah sudah jelas dalil Surah Asy-Syura di atas bahwa Allah itu laysa kamitslihi syai’un, Allah itu bukan sesuatu, tidak sama dengan sesuatu, melainkan Pencipta segala sesuatu.
 
Meskipun segala sesuatu berasal dari Zat-Sifat-Asma (Nama)-dan Af’al (Perbuatan) Allah, tetapi Diri Pribadi Allah itu tidak ber-Zat, tidak ber-Sifat, tidak ber-Asma, tidak ber-Af’al. Diri Pribadi Allah itu tidak ada yang tahu, bahkan Nabi Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wasallaam sekali pun. Hanya Allah yang tahu Diri Pribadi-Nya Sendiri dan tidak akan terungkap sampai akhir zaman di dunia dan di akhirat.
 
إِذۡ يَغۡشَى ٱلسِّدۡرَةَ مَا يَغۡشَىٰ (١٦) مَا زَاغَ ٱلۡبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ (١٧)
 
“[Muhammad melihat Jibril] ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu Yang Meliputinya. Penglihatannya [Muhammad] tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak [pula] melampaui-Nya.” (QS an-Najm: 16-17)
{ini tafsir dari seorang arif billah, bukan dari saya pribadi. Allahua’lam}
 
Jawablah begini:
“Mengapa kita tidak bisa melihat Allah?”
Bisa kita jawab dengan balik bertanya padanya (sambil melatih adik comel berpikir retoris).
“Adik bisakah nampak matahari yang terang itu langsung? Tidak kan...? karena mata kita bisa jadi buta. Nah, melihat matahari saja kita tak sanggup. Jadi, bagaimana kita mau melihat Pencipta matahari itu. Iya kan?!”
 
Atau bisa juga beri jawaban:
“Adek, lihat langit yang luas dan ‘besar’ itu ‘kan? Yang kita lihat itu baru secuil dari bentuk langit yang sebenarnya. Adek gak bisa lihat ujung langit ‘kan?! Nah, kita juga nggak bisa melihat Allah karena Allah itu Pencipta langit yang besar dan luas tadi. Itulah maksud kata Allahu Akbar waktu kita salat. Allah Maha Besar.”
 
Bisa juga dengan simulasi sederhana seperti pernah saya ungkap di postingan “Melihat Tuhan”.
Silakan hadapkan bawah telapak tangan Adek ke arah wajah. Bisa terlihat garis-garis tangan Adek ‘kan? Nah, kini dekatkan tangan sedekat-dekatnya ke mata Adek. Masih terlihat jelaskah jemari Sobat setelah itu?
 
Kesimpulannya, kita tidak bisa melihat Allah karena Allah itu Mahabesar dan teramat dekat dengan kita. Meskipun demikian, tetapkan Allah itu ADA. “Dekat tidak bersekutu, jauh tidak ber-antara.”
 
Tanya 4: “Bu, Allah itu ada di mana?”
Jangan jawab begini:
“Nak, Allah itu ada di atas...di langit...atau di surga atau di Arsy.”
Jawaban seperti ini menyesatkan logika anak karena di luar angkasa tidak ada arah mata angin atas-bawah-kiri-kanan-depan-belakang. Lalu jika Allah ada di langit, apakah di bumi Allah tidak ada? Jika dikatakan di Surga, berarti lebih besar Surga daripada Allah…berarti prinsip "Allahu Akbar" itu bohong?.
 
ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِ‌ۚ
“Dia bersemayam di atas ’Arsy.” <– Ayat ini adalah ayat mutasyabihat, yaitu ayat yang wajib dibelokkan tafsirnya. Kalau dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal makna denotatif dan konotatif, nah...ayat mutasyabihat ini tergolong makna yang konotatif.
 
Juga jangan jawab begini:
“Nak, Allah itu ada di mana-mana.”
Dikhawatirkan anak akan otomatis berpikiran Allah itu banyak dan terbagi-bagi, seperti para freemason atau politeis Yunani Kuno.
 
Jawablah begini:
“Nak, Allah itu dekat dengan kita. Allah itu selalu ada di hati setiap orang yang saleh, termasuk di hati kamu, Sayang. Jadi, Allah selalu ada bersamamu di mana pun kamu berada.”
 
“Qalbun mukmin baitullah”, ‘Hati seorang mukmin itu istana Allah.” (Hadits)
 
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.” (QS al-Baqarah: 186)
 
وَهُوَ مَعَكُمۡ أَيۡنَ مَا كُنتُمۡ‌ۚ
“Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.” (QS al-Hadiid: 4)
 
وَلِلّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ فَأَيْنَمَا تُوَلُّواْ فَثَمَّ وَجْهُ اللّهِ
“Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah.” (QS al-Baqarah: 115)
 
“Allah sering lho bicara sama kita...misalnya, kalau kamu teringat untuk bantu Ibu dan Ayah, tidak berantem sama kakak, adek atau teman, tidak malas belajar, tidak susah disuruh makan,...nah, itulah bisikan Allah untukmu, Sayang.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
 
وَٱللَّهُ يَهۡدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٲطٍ۬ مُّسۡتَقِيمٍ
“Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.” (QS al-Baqarah: 213)
 
Tanya 5: “Bu, kenapa kita harus nyembah Allah?”
Jangan jawab begini:
“Karena kalau kamu tidak menyembah Allah, kamu akan dimasukkan ke Neraka. Kalau kamu menyembah Allah, kamu akan dimasukkan ke Surga.”
 
Jawaban seperti ini akan membentuk paradigma (pola pikir) pamrih dalam beribadah kepada Allah bahkan menjadi benih syirik halus (khafi). Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang menjadi ateis karena menurut akal mereka,”Masak sama Allah kayak dagang aja! Yang namanya Allah itu berarti butuh penyembahan! Allah kayak anak kecil aja, kalau diturutin maunya, Surga, kalau nggak diturutin, Neraka!!”.
 
“Orang yang menyembah Surga, ia mendambakan kenikmatannya, bukan mengharap Penciptanya. Orang yang menyembah Neraka, ia takut kepada Neraka, bukan takut kepada Penciptanya.” (Syeikh Abdul Qadir al-Jailani)
 
Jawablah begini:
“Nak, kita menyembah Allah sebagai wujud bersyukur karena Allah telah memberikan banyak kebaikan dan kemudahan buat kita. Contohnya, Adek sekarang bisa bernapas menghirup udara bebas, gratis lagi... kalau mesti bayar, kan Ayah sama Ibu gak akan bisa bayar. Di sungai banyak ikan yang bisa kita pancing untuk makan, atau untuk dijadikan ikan hias di akuarium. Semua untuk kesenangan kita. Kalau Adek nggak nyembah Allah, Adek yang rugi, bukan Allah. Misalnya, kalau Adek gak nurut sama ibu-bapak guru di sekolah, Adek sendiri yang rugi, nilai Adek jadi jelek. Isi rapor jadi kebakaran semua. Ibu-bapak guru tetap saja guru, biar pun kamu dan teman-temanmu gak nurut sama ibu-bapak guru.”
(Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
 
إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلۡعَـٰلَمِينَ
“Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya [tidak memerlukan sesuatu] dari semesta alam.” (QS al-Ankabut: 6)
 
Katakan juga pada anak:
“Adek mulai sekarang harus belajar cinta sama Allah, lebih daripada cinta sama Ayah-Ibu, ya?!” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
 
“Kenapa, Bu?”
 
“Karena suatu hari Ayah sama Ibu bisa meninggal dunia, sedangkan Allah tidak pernah mati. Nah, kalau suatu hari Ayah atau Ibu meninggal, kamu tidak boleh merasa kesepian karena Allah selalu ada untuk kamu. Nanti, Allah juga akan mendatangkan orang-orang baik yang sayang sama Adek seperti sayangnya Ayah sama Ibu. Misalnya, Paman, Bibi, atau para tetangga yang baik hati, juga teman-temanmu.”
 
Dan mulai sekarang rajin-rajin belajar Iqra’ supaya nanti bisa mengaji Qur’an. Mengaji Qur’an artinya kita berbicara sama Allah. (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis).
 
Allahu a’lam.
 
 
---------------------------------------
Sumber: Broadcast WhatsApp

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 19:26

KISAH TRAGIS NOKIA

Ketika Nokia resmi MUNDUR dari panggung bersejarah, saat konferensi pers, CEO Nokia Jorma Ollila mengumumkan persetujuan akuisisi Microsoft terhadap Nokia, dia mengatakan kalimat terakhir:

"Kami tidak melakukan sesuatu kesalahan, tapi saya tidak tahu mengapa kami kalah".
Lalu, bersama-sama dengan puluhan eksekutif Nokia-nya tidak tahan menitikan air mata.

Nokia merupakan perusahaan yang mengagumkan, Nokia tidak melakukan sesuatu yang salah, tapi dunia berubah terlalu cepat.

Mereka TERLENA, terLEWATkan BELAJAR, terlewatkan PERUBAHAN, dan akhirnya keHILANGan kesempatan !

Juga, mereka bukan saja melewatkan kesempatan untuk membuat uang, tetapi kesempatan untuk bertahan hidup.

Jika kita "tidak berubah", maka posisi kita akan tergantikan. Jika PIKIRAN kita tidak mengikuti perkembangan zaman, bersiaplah utk segera tersingkir !

Keunggulan kemarin akan digantikan oleh tren/kecenderungan esok, tidak segera merubah cara berpikir akan mati pelan2 !

Merubah diri sendiri namanya kelahiran kembali, dirubah oleh orang lain namanya tersingkir !

Berusahalah sebaik yang kita bisa, selebihnya biar menjadi takdir atas ikhtiar kita.

Ayoo sahabat jangan malu untuk merubah haluan kita,asal itu bisa membuat kita menuju lebih baik....

Salam Hebat. Hikmah hebat dari cerita ini.
SEMANGKA Semangat Karena Allah.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 04:47

Renungkanlah wahai sahabat

#Teramat Menyedihkan
Ketika dirimu berjuang untuk org yg sama sekali tak memperjuangkanmu. Padahal ada yang jelas-jelas berjuang untuk kehidupanmu. Orang tua!
#Teramat Menyedihkan
Ketika kau sampai tersedu-sedu menangisi org yg sama sekali tak pantas untuk ditangisi. Sedangkan dosamu yg menggunung lupa untuk ditaubati, lupa membenahi hati.
#Teramat Menyedihkan
Ketika kau sibuk memperindah topeng hanya untuk di kenali dan mencari pujian makhluk, sementara hatimu kau biarkan lalai hingga berkarat.
#Teramat Menyedihkan
Ketika kau selalu berusaha tampil menawan untuk dia yg kau sebut si pujaan, segalanya kau perhatikan, kau rapihkan. Tapi ketika bertemu Allah dalam sholat, kau begitu seadanya, bahkan terburu-buru ingin menyelesaikannya.
#Teramat Menyedihkan
Ketika kau tak perhatikan wudhumu. Tak kau tumaninahkan shalatmu, tapi kau begitu sibuk memperhatikan kecantikan fisikmu, hanya untuk terpandang cantik oleh makhluk, dan lupa kau sedang dipandangi oleh-Nya.
#Teramat Menyedihkan,
Ketika kau lupa rakaat dalam shalat. Dalam shalat saja kau lupa bahwa kau sedang dekat dengan Allah, kemanakah perginya pikiranmu itu hingga kau melupakan-Nya di saat waktu paling dekat dengan-Nya?
#Teramat Menyedihkan
Ketika kau sebut munafik untuk mereka yang berusaha taat pada Allah, tapi kau sama sekali tak berkaca pada dirimu sendiri. Sudahkah kau taat?  

Merenunglah kembali...
Sungguh menyedihkannya diri kita ini, membiarkan hati lalai setiap hari. Tak ada jalan lain selain berusaha dekat dan mendekati Dia (Allah) lagi dan lagi.

Barakallahu fiikum
Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 05:03

Hikmah dan Pelajaran dari Kehidupan

Seorang bangsawan Jerman yang mempunyai istana di perbukitan di tepi Sungai Rhein. Sebagai seorang pecinta musik, ia memasang beberapa kawat diantara 2 menara di kuilnya dengan harapan kalau-kalau angin akan menggetarkan kawat-kawat itu sehingga menghasilkan musik.

Tetapi aliran angin sungai Rhein tidak menghasilkan suara sedikitpun. Pada suatu malam, terjadilah badai hebat di lembah itu.
Badai yang dahsyat menerpa istana bangsawan tersebut. Bahkan gunung-gunung sekitar pun tampak terguncang. Sang bangsawan membuka tirai jendela untuk mengawas perkembangan badai, dan dalam keheranannnya, ia mendengarkan alunan musik yang merdu. Sekarang kawat-kawat itu mendesing bagaikan petikan senar gitar.

Ternyata kawat-kawat itu memerlukan badai untuk menghasilkan melodi yang merdu dan indah!

Think to learns: Demikian pula dlm kehidupan ini, kenyamanan sering membuat kita tdk kreatif, karakter asli tidak kelihatan..
Terkadang kita membutuhkan badai utk dapat mengekspresikan indahnya kehidupan..

Badai yang datang dalam hidup kita dapat membuat musik yang merdu dan indah keluar dari diri kita, asalkan kita mampu meresponinya dgn benar.
Badai membuat kita semakin kuat, dewasa, semakiin bijak dalam menyikapi stiap permasalahan.. 

Dlm kondisi yg "biasa2 saja", seringkali tidak ada kreatifitas yg keluar dari diri seseorang..
So, jika saat ini kita sdg hadapi tekanan, masalah, jgn cepat2 mngeluh..
justru jadikan kesempatan utk kita keluarkan alunan musik yang indah dalam hidup kita, yg bisa membangun diri kita, dan dpt dirasakan serta dinikmati orang lain.

"Bagaimana anda sesungguhnya adalah bagaimana saat anda meresponi dan menghadapi badai dalam kehidupan anda, bukan saat anda ada dlm kenyamanan"

Semoga sahabat ekomunikasi bisa mengambil hikmah dari kisah diatas dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 04:38

Muslim Kok suka "Galau"

Sahabat Muslim ekomunikasi Perlu Membaca Ini.

Semua masalah dan kesulitan sudah ada jawabannya di Al Quran :

Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin…..”
✅Allah menjawab : “Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata
“Jadi”, maka jadilah (QS. Yasin ;
82)

Ketika kita mengeluh : “Capek
banget deeh….”
✅Alloh menjawab : “…dan KAMI jadikan
tidurmu untuk istirahat.” (QS.An- Naba :9)

Ketika kita mengeluh : “Berat banget yah, gak sanggup rasanya…”
✅Allah menjawab : “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah : 286)

Ketika kita mengeluh : “Stressss nih bingung”
✅Allah menjawab : “Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi
tenang”. (QS. Ar-Ra’d :28)

Ketika kita mengeluh : “Yaaaahh… ini mah semua bakal sia-sia..”
✅Allah menjawab :”Siapa yg mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah :7)

Ketika kita mengeluh : “Gile aje..gue sendirian..gak ada seorangpun yang mau bantuin…”
✅Allah menjawab : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin :60)

Ketika kita mengeluh : “Duh..sedih banget deh gue…”
✅Allah menjawab : “La Tahzan,..Innallaha Ma’ana... Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)

Ketika kita mengeluh : “ampuuun kenapa sih susah amat nih kerjaan…”
✅Allah menjawab : “sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah;6-7)

Soo... segeralah kembali kepadaNya.. Karena semua kebutuhan kita ada padaNya... Muslim itu hanya punya 2 pilihan, yaitu jadi Muslim yg SEMANGAT
atau LEBIH SEMANGAT..!!

Allah Dulu...Allah Lagi...Allah Terus.

Mari terus #BerbagiKEBAIKAN
Pin: 7445671C
follow: @batiklaseman

Bagikan/Share Semoga bermanfaat dan menjadi pemberat timbangan amal kebaikan bagi sahabat semua.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن


Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 19:26

Jangan biarkan PIKIRAN NEGATIF menggerogoti tubuh kita

Sahabat ekomunikasi, Penting untuk dicermati. PIKIRAN NEGATIF TERNYATA TIDAK BAIK BAGI KESEHATAN yang mungkin kita tidak menyadarinya. Beberapa pikiran negatif itu antara lain:

1.   MARAH selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh kita mengalami depresi selama 6 jam.

2.   DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN akan menyebabkan imun tubuh kita mati. Dari situlah bermula segala penyakit, seperti STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan / penyumbatan pembuluh darah).

3.   Jika kita sering membiarkan diri kita STRESS, maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN.

4.   Jika kita sering merasa KHAWATIR, maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG.

5.   Jika kita MUDAH TERSINGGUNG, maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur).

6.   Jika kita sering mengalami KEBINGUNGAN, maka kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH.

7.   Jika kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yang BERLEBIHAN, maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL.

8.   Jika kita suka ber-NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).

9.   Jika kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH, maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS.

10.   Jika kita sering merasa APATIS (tidak pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH.

11.   Jika kita sering MENGANGGAP SEPELE semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES.

12.   Jika kita sering merasa KESEPIAN, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh).

13.   Jika kita sering BERSEDIH & merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit LEUKEMIA (kanker darah putih).

Mari kita selalu BERSYUKUR atas segala perkara yang telah terjadi karena dengan bersyukur, maka HATI ini menjadi BERGEMBIRA & menimbulkan ENERGI POSITIF dalam tubuh utk mengusir segala penyakit tersebut atas.

-----------------------------
Sumber : Buku “The Healing"

# Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C
follow me: @eko_purnomo97

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 05:28

10 Penghalang Terkabulnya Doa

Seorang lelaki pernah mengadu kepada syekh Ibrahim bin Adham,“Mengapa kami sering berdo’a namun do’a-do’a kami tak kunjungbterkabul.”Syekh yang zuhud itu menjawab.

1. “Karena kalian telah mengenal Allah SWT sebagai Tuhan kalian,tapi kalian tidak mentaati aturan-Nya.

2. Kalian telah memahami bahwa Rasul adalah (panutan hidup),tapi kalian enggan mengikuti jalan hidupnya.

3. Kalian tahu bahwa al Qur’an adalah pedoman hidup, tapi kalian tidak mengamalkan petunjuknya.

4. Kalian telah mengecap berbagai nikmat pemberian Allah SWT,tapi kalian jauh dari nilai kesyukuran.

5. Kalian merindukan surga, tapi kalian tak mau mengejarnya.

6. Kalian takut kepada neraka, tapi kalian tiada lari darinya.

7. Kalian tahu bahwa setan itu adalah musuh, tapi kalian tidak mau memeranginya dan bahkan kalian mengikuti ajakannya.

8. Kalian yakin bahwa kematian itu pasti (kedatangannya), tapi kalian tidak menyiapkan diri untuk menyambutnya.

9. Kalian telah banyak memakamkan jenazah, tapi kalian tidak mau mengambil pelajaran darinya.

10. Dan kalian mengabaikan aib diri sendiri, namun kalian sibuk mengumpulkan aib orang lain.

”Wallahu a’lam bishawab...

# Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 05:36

Essensi Membaca Surat Al-fatihah dalam Sholat

Surah Al-Fatihah, mungkin pada saat kita membaca surah ini banyak sekali orang yang cara membacanya tegesa-gesa tanpa spasi dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan Shalatnya.

Padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah tersebut, ALLAH menjawab setiap ucapan kita. Dalam Sebuah Hadits Qudsi ALLAH Subhanahu Wata'ala ber-Firman : Aku membagi Shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-KU. Artinya,tiga ayat diatas Iyyaka Na'budu Wa Iyyaaka Nasta'iin adalah Hak ALLAH dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan Hamba-NYA Ketika Kita mengucapkan :

AlhamdulillaahiRabbil 'aalamiin.ALLAH menjawab : Hamba-KU telah memuji-KU.

Ketika kita mengucapkan : ArrahmaaniRRaahiim.
ALLAH menjawab : Hamba-Ku telah mengaagungkan-KU.

Ketika kita mengucapkan : Maliki Yaumiddiin.
ALLAH menjawab : Hamba-KU memuja-KU.

Ketika kita mengucapkan : Iyyaka Na’ budu Wa Iyyaaka nasta’in.
ALLAH menjawab : Inilah perjanjian antara AKU dan hamba-KU.

Ketika kita mengucapkan : Ihdinash Shiratal Mustaqiim, Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi'Alaihim Waladdhooliin.
ALLAH menjawab : Inilah perjanjian antara AKU dan hamba-KU, akan KU penuhi yang ia minta. (HR Muslim dan At-Turmudzi).

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat.Rasakanlah jawaban indah dari ALLAH karena ALLAH sedang menjawab ucapan kita. Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.

Barang siapa yang ucapan “Aamiin " nya bersamaan dengan para Malaikat, maka ALLAH akan memberikan ampunan kepada-NYA. (HR Bukhari, muslim, Abu Dawud) Semoga ALLAH Subhanahu Wata'ala senantiasa memberikan Hidayah.

# Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C
follow: @eko_purnomo97

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 17:23

Jangan Mudah Menyimpulkan

Seorang Sufi ditanya tentang 2 keadaan manusia :
1.  Manusia rajin sekali ibadahnya, namun sombong, angkuh dan selalu merasa suci.

2. Manusia yang tak pernah ibadah, namun akhlaknya begitu mulia, rendah hati, santun, lembut dan cinta dengan sesama.

Lalu Sang Sufi menjawab : Keduanya baik, boleh jadi suatu saat si ahli ibadah yang sombong menemukan kesadaran ttg akhlaknya yang buruk dan dia bertaubat lalu ia akan menjadi pribadi yang baik lahir dan bathinnya.

Dan yang kedua bisa jadi sebab kebaikan hatinya Allah akan menurunkan hidayah lalu ia menjadi ahli ibadah yang juga memiliki kebaikan lahir dan bathin.

Kemudian orang tersebut bertanya lagi, lalu siapa yang tidak baik kalau begitu???

Si Sufi menjawab, "yang tidak baik adalah kita, orang ketiga yang selalu mampu menilai orang lain, namun lalai dari menilai diri sendiri".

# Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C
follow: @eko_purnomo97

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

--------------------------
"Semangat #DhuhaLovers
Jangan Lupa Selalu Istiqomahkan Dhuha mu"

"Menatahati MenataKehidupan"

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 06:42

8 Cara Menuju Kebaikan Kehidupan

1. Barangsiapa meninggalkan ucapan yang tidak perlu, maka dia akan diberi hikmah

2. Barangsiapa meninggalkan penglihatan yang tidak perlu, maka dia akan diberi kekhusyu’kan dalam hati

3. Barangsiapa meninggalkan makan yang berlebihan, maka dia diberi kenikmatan beribadah

4. Barangsiapa meninggalkan tertawa yang berlebihan, maka dia akan diberi kewibawaan

5. Barangsiapa meninggalkan humor yang berlebihan , maka dia akan diberi kehormatan

6. Barangsiapa meninggalkan cinta duniawi, maka dia akan diberi kecintaan kepada akhirat

7. Barangsiapa meninggalkan perhatiannya kepada aib orang lain, maka dia akan diberi kemampuan untuk memperbaiki aibnya sendiri

8. Barangsiapa meninggalkan penelitian tentang bagaimana wujud Alloh Ta'ala , maka dia akan terhindar dari nifaq (Berpura-pura dalam Agama)

# Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Barakallahu fiikum

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 11:43

Bagaimana Ucapan Iedul Fitri yang Sesuai Sunnah?

Sahabat ekomunikasi.blogspot.com Sehubungan dengan akan datangnya Idhul Fitri,sering kita dengar tersebar ucapan:
“MOHON MAAF LAHIR&BATHIN”.
Seolah-olah saat Idhul Fithri hanya khusus untuk minta maaf.
Sungguh sebuah kekeliruan,karena Idhul Fithri bukanlah waktu khusus untuk saling maaf memaafkan.
Memaafkan bisa kapan saja tidak terpaku dihari Idhul Fitri.
Demikian Rasulullah mengajarkan kita.
Tidak ada satu ayat Qur'an ataupun suatu Hadist yang menunjukan keharusan mengucapkan“Mohon Maaf Lahir&Batin ”disaat-saat Idhul Fitri.
Satu lagi,saat Idhul Fithri,yakni mengucapan :
"MINAL'AIDIN WAL FAIZIN".
Arti dari ucapan tersebut adalah :
“Kita kembali&meraih kemenangan ”
KITA MAU KEMBALI KEMANA?
Apa pada ketaatan atau kemaksiatan?
Meraih kemenangan?
Kemenangan apa?
Apakah kita menang melawan bulan Ramadhan sehingga kita bisa kembali berbuat keburukan?
Satu hal lagi yang mesti dipahami, setiap kali ada yg ucapkan
“ Minal‘Aidin wal Faizin ”
Lantas diikuti dengan kalimat
“Mohon Maaf Lahir&Batin ”.
Karena mungkin kita mengira artinya adalah kalimat selanjutnya.
Ini sungguh KELIRU luar biasa.
Coba saja sampaikan kalimat itu pada saudara-saudara seiman kita di Pakistan,Turki,Saudi Arabia atau negara-negara lain....
PASTI PADA BINGUNG!.
Sebagaimana diterangkan di atas,dari sisi makna kalimat ini keliru sehingga sudah sepantasnya kita HINDARI.
Ucapan yg lebih baik&dicontohkan langsung oleh para sahabat ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ,yaitu :
"TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM"
(Semoga Alloh menerima amalku&amal kalian )
Jadi lebih baik,ucapan/ SMS/BBM kita :
"Selamat Hari Raya Idhul Fitri. Taqobbalallahu minna wa minkum "
(Semoga Alloh menerima amalku&amal kalian )

Semoga renungan diatas. Bisa bermanfaat bagi kita semua .

Barakallahu fiikum

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 15:42

Hadiah bagi orang-orang yg sabar

Hadiah bagi orang2 yg sabar :

1.   Dianugrerahi sifat-sifat yg baik. Seperti Firman Allah di dalam (QS 41 Surah Fussilat, Ayat 35):

وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.

2.   Tidak bisa ditipu/diperdaya. Seperti Firman Allah di dalam (QS. 3 Surah Al-Imran, Ayat 120):

إِن تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِن تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا وَإِن تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.

3.   Hidupnya tenang dan senang. Seperti Firman Allah di dalam (Qs. 20 Surah Taha, Ayat 130):

فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ آنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ

Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang.

4.   Mendapat keberkatan. Seperti Firman Allah di dalam QS.2 Ayat 155-157.

=>>  (Qs. 2 Surah Al-Baqarah, Ayat 155):

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

=>>  (Qs. 2 Surah Al-Baqarah, Ayat 156):

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun".

=>>  (Qs. 2 Surah Al-Baqarah Ayat 157):

أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

5.   Mendapat keberuntungan. Seperti Firman Allah di dalam (QS.3 Surah Al-Imran, Ayat 200):

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

6.   Diberi kemenangan Seperti Firman Allah (Qs. 23 Surah Al-Mu'minun, Ayat 111):

إِنِّي جَزَيْتُهُمُ الْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوا أَنَّهُمْ هُمُ الْفَائِزُونَ

Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang".

7.   Dikirim malaikat (QS. 3 Surah Al-Imran Ayat 124-125)

=>> Surah Al-Imran, Ayat 124:

إِذْ تَقُولُ لِلْمُؤْمِنِينَ أَلَن يَكْفِيَكُمْ أَن يُمِدَّكُمْ رَبُّكُم بِثَلَاثَةِ آلَافٍ مِّنَ الْمَلَائِكَةِ مُنزَلِينَ

(Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang mukmin: "Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)?"

=>> Surah AI-Imran, Ayat 125:

بَلَىٰ إِن تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا وَيَأْتُوكُم مِّن فَوْرِهِمْ هَٰذَا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُم بِخَمْسَةِ آلَافٍ مِّنَ الْمَلَائِكَةِ مُسَوِّمِينَ

Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda.

8.   Ditolong Allah. Seperti Firman Allah di dalam (Qs.6 Surah Al-An'am, Ayat 34:

وَلَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌ مِّن قَبْلِكَ فَصَبَرُوا عَلَىٰ مَا كُذِّبُوا وَأُوذُوا حَتَّىٰ أَتَاهُمْ نَصْرُنَا وَلَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ وَلَقَدْ جَاءَكَ مِن نَّبَإِ الْمُرْسَلِينَ

Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.

9.   Dijadikan pemimpin yg diberi petunjuk Allah. Seperti Firman Allah di dalam (Qs. 32 Surah As-Sajadah, Ayat 24):

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ

Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.

10.   Diberi pahala tanpa batas. Seperti Firman Allah di dalam (Qs.39 Surah Az-Zumar, Ayat 10):

قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

11.   Mendapat surga/derajatnya dinaikkan. Seperti Firman Allah di dalam (Qs.25 Surah Al-Furqan, Ayat 75):

أُولَٰئِكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوا وَيُلَقَّوْنَ فِيهَا تَحِيَّةً وَسَلَامًا

Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya.

Sahabat ekomunikasi mohon di pahami dan dipelajari boleh ditambahkan ya.

Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 18:50

Untuk Sepasang Suami Istri

Ada sebuah kisah tentang sepasang suami istri yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar dan suaminya menghardik istrinya dengan sangat keras. Istri yang kena
hardik, merasa sakit hati, tapi tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : HARI INI SUAMIKU MENYAKITI HATIKU.
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis dimana mer
eka memutuskan untuk mandi. Si Istri, mencoba berenang namun nyaris tenggelam dan berhasil diselamatkan suaminya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya hilang dia menulis di sebuah batu : HARI INI SUAMIKU YG BAIK MENYELAMATKAN NYAWAKU.
Suami bertanya : “Kenapa setelah saya melukai hatimu, kamu menulisnya di atas pasir dan sekarang kamu menulis di atas batu ?”
Istrinya sambil tersenyum menjawab : “Ketika hal buruk terjadi, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan itu dan aku bisa melupakannya... Dan bila sesuatu yang baik dan luar biasa diperbuat suamiku, aku harus memahatnya di atas batu hatiku, agar tidak bisa hilang tertiup angin waktu dan akan kuingat selamanya."
Sahabat ...
Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Terkadang malah sangat menyakitkan, oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan melupakan masalah yang lalu. Yang terpenting dari pelajaran ϑî atas, adalah :
"Belajarlah untuk selalu BISA MENULIS DI ATAS PASIR untuk semua hal yang MENYAKITKAN dan selalu MENGUKIR DI ATAS BATU untuk semua KEBAIKAN ...."
Semoga kita semua mengerti betapa berharganya sebuah "KELUARGA”.

# Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C
follow: @batiklaseman

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 05:21

Inspirasi

Kisah Teladan : Inspirasi Dari Sebuah Jam..
TERJADI dialog antara pembuat jam dengan jam yang sedang dibuatnya. Pembuat jam berkata, “Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak sebanyak 31.536.000 (Tiga puluh satu juta lima ratus tiga puluh enam ribu) kali dalam setahun?”, jam itu tersentak, “Enggak mungkinlah saya berdetak sebanyak itu!?”

“Baiklah, bagaimana kalau 86.400 (delapan puluh enam ribu empat ratus) kali dalam sehari?” tawar pembuat jam.

“Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang kecil-kecil begini?” jawab jam penuh keraguan.

“Kalau begitu cukup berdetak 3.600 (tiga ribu enam ratus) kali dalam satu jam, pasti kamu sanggup!” pinta si pembuat jam lagi.

“Sepertinya saya masih belum sanggup berdetak sebanyak itu dalam sejam.” Jam masih saja bimbang dengan kemampuannya.

Akhirnya si pembuat jam berkata, “Sudahlah, sanggupkah kamu berdetak satu kali saja setiap detik?” Jam itu sontak menjawab, “Naah, kalau cuma sekali sedetik sih aku sanggup, kapan aku mulai bekerja?”. “Sekarang!”, seru pembuat jam.

Setelah selesai dibuat, jam itu pun berdetak satu kali setiap detik. Lalu berdetak terus sampai 3.600 kali dalan satu jam. Berlanjut lagi sampai 86.400 kali dalam sehari. Dan tanpa terasa jam itu telah berdetak 31.536.000 kali dalam setahun.

Hikmah dan Pelajaran
Belajar dari jam, kadangkala kita ragu terhadap tugas dan pekerjaan yang kita anggap terlalu berat untuk dilakukan, padahal kita belum mencobanya. Karena itu jangan pernah berkata ‘tidak bisa’ terhadap setiap pekerjaan yang kita anggap berat dan sulit. Sebenarnya kita hanya butuh keberanian untuk mencoba, selanjutnya semua berjalan dan mengalir seperti air.

Banyak gagasan dan pekerjaan besar yang terasa berat untuk dimulai. Maka cobalah memulai dari hal yang kecil dan ringan. Kemudian mulailah membangun sistem dan mekanisme kerja yang baik agar segala sesuatunya berjalan dengan baik.

Semoga bermanfaat.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 05:20

KEUTAMAAN MEMBACA AL QURAN

Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi memaparkan hadits-hadits yang berkenaan dengan keutamaan membaca Al-Qur’an. Di antaranya:

1. Akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat. Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR. Muslim)

2. Mendapatkan predikat insan terbaik. Dari Usman bin Affan ra, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Tirmidzi)

3. Mendapatkan pahala akan bersama malaikat di akhirat, bagi yang mahir mambacanya. Dari Aisyah ra, berkata; bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah.” (HR. Bukhari Muslim)

4. Mendapatkan pahala dua kali lipat, bagi yang belum lancar. “Dan orang yang membaca Al-Qur’an, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia akan mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari Muslim)

5. Akan diangkat derajatnya oleh Allah Dari Umar bin Khatab ra. Rasulullah saw. bersabda,: “Sesungguhnya Allahswt. akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur’an), dengan dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain.” (HR. Muslim)

6. Mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya.

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketengangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya.” (HR. Muslim)

Subhanalalloh.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 08:47

DI ANTARA TANDA-TANDA HATI YANG MATI

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اَللّهُِ وَبَرَكَاتُهُ

Sahabat Islam ekomonikasi yg dirahmati Alloh.

1."Tarkush sholah" Berani meninggalkan sholat fardhu.

2. "Adzdzanbu bil farhi" Tenang tanpa merasa berdosa padahal sedang melakukan dosa besar (QS al A'raf 3).

3. "Karhul Qur'an" Tidak mau membaca Al-Qur'an.

4. "Hubbul ma'asyi" Terus menerus ma'siyat.

5. "Asikhru" Sibuknya hanya mempergunjing dan buruk sangka, serta merasa dirinya selalu lebih suci.

6. "Ghodbul ulamai" Sangat benci dengan nasehat baik dan ulama.

7, "Qolbul hajari" Tidak ada rasa takut akan peringatan kematian,kuburan dan akhirat.

8. "Himmatuhul bathni" Gilanya pada dunia tanpa peduli halal haram yang penting kaya.

10. "Anaaniyyun" tidak mau tau, "cuek" atau masa bodoh keadaan orang lain,bahkan pada keluarganya sendiri sekalipun menderita.

11. "Al intiqoom "Pendendam hebat.

12. "Albukhlu" sangat pelit.

13. "Ghodhbaanun" cepat marah karena keangkuhan dan dengki.

14. "Asysyirku" syirik dan percaya sekali kepada dukun & prakteknya.

Semoga ALLAH SWT menghiasi hati kita dengan keindahan iman dan kemuliaan akhlak.

Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua. Aamiin.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 08:04

Muliakan Istrimu

Sepintas memang cantik istri kita. Senyumnya bahkan sering menggoda. Jika mulai menata kata sering membuat suami sulit merangkai kata menyimpulkanya..."cinta".

Namun ada yang berkurang seiring waktu datang, hadirnya momongan dan deru seru perjuangan memanggang kehidupan. Mulai sering uring-uringan, senyum mahal sekali di tawarkan, bahkan kata-katanya mulai sering menyayat luka ? Ada apa dengan dia ?? Apakah cinta yang selama ini bersemi mulai layu dimakan usia ?.

Mari kita mengangkat bicara. Meneduhkan keluarga dalam naungan petunjuk RasulNya. Tiada kesibukan Rasululloh ada yang menandinginya. Sungguhpun demikian tiada kebahagiaan bersama keluarga besarnya yang bisa menyainginya.

Tentu ada rahasianya. Para suami,seringlah meminta maaf. Biarpun ndak bersalah apalagi kalau  bersalah. Sekalipun berat di mulai bagi suami akhirnya akan lebih indah terjadi. Para suami,seringlah mendengarkan cerita istri. Kepenatan pekerjaan sehari, kadang butuh luapan emosi untuk di dengarkan kisahnya, untuk melepas segala jenuh dalam ritme rutinitasnya. Biarpun capek sepulang kerja, meskipun ngantuk inginya segera bobok, dengarkanlah. Sedikit tambahkan dengan anggukan, tambahkan senyuman dan sedikit tepukan pundak menabahkan,"Sabar... kebaikan in syaa Alloh yang engkau dapatkan".

Para suami, seringlah memuji istri sebagai pupuk penyubur hubungan. Berapa banyak pujian jujur seorang suami lebih bernilai dari ribuan pemberian kepada istri. Para suami, sirami kebahagian hati istri dengan hadiah. Dengarkan petuah indah dari Rasul teladan," Salinglah memberi hadiah maka kalian akan saling mencintai ". Semoga sedikit petuah mengantar keluarga kita menuju sakinah !!

# Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C
follow: @batiklaseman

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 04:46

10 Filosofi Jawa

Inilah 10 hal yang diajarkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga:

1. Urip Iku Urup, (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik)

2. Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dur Hangkoro (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).

3. Suro Diro Joyo Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dgn sikap bijak, lembut hati dan sabar).

4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpa Bondho, (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan).

5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan, (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).

6. Ojo Gumunan, Ojo Getunan, ojo Kagetan, ojo Aleman, (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).

7. Ojo Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman, (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).

8. Ojo Kuminter Mundak Keblinger, ojo Cidra Mundak Cilaka, (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka).

9. Ojo Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo, (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).

10. Ojo Adigang, Adigung, Adiguno, (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).

# Mari terus berbagi KEBAIKAN
Pin: 7445671C
follow: @batiklaseman

Bagikan/Share Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 19:16

SIMPLE SEDEKAH

Berkut ini beberapa hal yang bisa sahabat ekomunikasi lakukan dengan "SIMPLE SEDEKAH".

>>  Belilah beberapa buah sandal jepit plastik atau bakiak kayu, letakkan di sekitar masjid. Agar para jamaah dapat menggunakannya saat akan berwudhu. Dan Anda akan menikmati pahala dari setiap orang yg memakainya.

>>  Letakkanlah di jendela kamarmu segelas air atau makanan untuk burung2 kecil yg datang hinggap ke sana.

>>   Sisihkanlah dari hasil upah jerih payahmu, sedikit untuk di sumbangkan kepada anak yatim dan orang miskin disekitarmu.

>>   Belilah sekantong plastik kaos tangan dan kaos kaki, agar bisa diberikan kepada para pekerja.

>>   Letakkanlah di kamarmu sebuah kotak, dimana setiap kali kamu merasa melakukan dosa, masukan uang receh 3-5 ribu ke dalamnya, jika sdh genap 1 bulan, buka kotak itu dan besedekahlah dengan uang tersebut. Lakukanlah ini tiap bulannya.

>>   Jika engkau hadir dalam acara kumpul-kumpul bersama keluarga dan kerabat, belilah 1/2 atau 1 (Satu) buah karton air putih, niatkan utk sedekah kepad orang-orang yg butuh minum, atau misalkan tiap menjenguk yang sakit dirumah sakit mungkin bisa diminum yg sakit, keluarga yg menunggu atau pengunjung teman lainnya.

>>   Jika kamu mengisi bensin, kemudian datang petugasnya ingin mengembalikan uang receh sisa bensin, tanyakan apakah dia muslim? Jika ia, biarkan sisa uang itu untuknya sebagai bentuk sedekah, jika bukan seorang muslim, tetap berikan dengan niatan semoga dia cinta kepada agama islam dan masuk ke dalamnya.

>>   Belilah mushaf (al quran) letakkan di salah satu masjid dan bayangkan berapa pahala yg akan kamu dapat pada setiap huruf yg mereka mau membacanya.

>>   Berikanlah perasaan gembira kepad setiap muslim, terkhusus kepad mereka2 yg sedang tertimpa kesedihan.

>>   Lemparkanlah senyum kepada orang yg kamu temui, berilah salam kepada orang yg duduk dan bertuturlah dengan ucapan yg baik karena semuanya adalah sedekah.

>>   Jangan biarkan kamu tertidur, melainkan telah kau ampuni setiap orang yg telah berbuat buruk kepadamu (menggibahi, mengadu domba dan mendzalimimu).

Silahkan di Copas untuk di BC (Broadcast) pada BBM ke semua kontakmu atau Bagikan/Share ke media Sosialmu yang lain siapa tahu ada orang yg mau mengamalkan ini, sehingga kamu pun akan mendapatkan pahala karenanya.

#SemangatBerbagiKebaikan. Semoga bermanfaat bagi sahabat semua serta menjadi kebaikan kita semuanya. Aamiin.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 05:24

12 kata “JANGAN MENUNGGU”

Inilah 12 Hal yang perlu dihindari:

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain, maka kamu akan dipedulikan.

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah, bukan sekadar uang yang datang, tapi juga rezeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah, maka kamu pasti bisa.

Sahabat ekomunikasi, Apakah ada tambahan lagi? Silahkan berkomentar dibawah untuk menambah khasanah keilmuan dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 22:06
Kumpul Komunitas banner 300

Pesan Mas Eko

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh, Salam Sukses Dunia Menuju syurga. Pergunakanlah media sosial untuk hal yang positif berbagi kebaikan, sesuatu yg bermanfaat dan dapat memotivasi orang lain untuk berbuat kebaikan dan beramal sholeh. #SuksesDuniaAkherat
Facebook  Twitter  Google+ Instagram Linkedin Path Yahoo RSS Feed


Artikel Populer

Copy Code ini untuk Blog Anda

<!-- Start Code --><a target="_blank" href="http://ekomunikasi.blogspot.com/" title="Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik"><img alt="Eko Purnomo" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwNpRNHpaM1Tr9K2VeIieB-CEzbwCLcbAf7RFHb2GpdlWvHUe8kgeAhRrXg-WJA42Z3I-f_hKK4KHiWo_tljNloSKuwdRwdjy42W9cUDovaao9LxHbKuBtC6sf7PtPFzRgKXw_KhEgmk8/s1600/ekomunikasibanner.png" border="0" height="15" width="80" /></a><!-- End Code -->