Selamat membaca
Jangan Buru-Buru Memvonis Orang Lain
semoga bermanfaat

Halaman Utama

Jangan Buru-Buru Memvonis Orang Lain

Bersedekahlah untuk Mempercepat Rejeki dan Menjauhkan dari Bala dan Musibah

Jangan Buru-Buru Memvonis Orang Lain



Ada sebuah kisah, kejadiannya di sebuah Sekolah Menengah. Seorang guru baru datang untuk mengajar di sebuah Sekolah Menengah. Ada maksud baik dari sang guru, yaitu, sedikit demi sedikit, ia ingin mengenal muridnya satu persatu. Bahkan kalau perlu mengenal lingkungan dekat setiap murid.

Sudah beberapa bulan, nyaris tidak ada masalah terjadi antara dia dan murid-muridnya. Namun, suatu hari, selagi pikirannya sedang agak kusut, ia datang ke kelas. Hari itu, dia menargetkan ingin mengenal lebih jauh tentang lingkungan dan orang-orang di sekeliling setiap muridnya.“Apa pekerjaan orang tuamu – wahai fulan – ?”“Pedagang”, jawab yang ditanya.“Apa pula pekerjaan orang tuamu wahai fulan?”, tanya sang guru kepada murid lainnya.“Dokter”, jawab sang murid yang ditanya.Begitu seterusnya, satu persatu murid ditanya, dan selalu mendapatkan jawaban.

Sampai akhirnya, tibalah giliran seorang murid terakhir yang ditanya: “Apa pekerjaan orang tuamu?”.Sang murid yang ditanya diam saja.“Apa pekerjaan orang tuamu” ulang sang guru dalam bertanya. Yang ditanya masih diam.Dengan nada membentak, sang guru bertanya lagi: “Apa pekerjaan orang tuamu?”.Sang murid yang ditanya masih terdiam.“Apa kamu tuli, apa pekerjaan orang tuamu?”.Akhirnya sang murid yang ditanya mendongakkan kepalanya, seraya menjawab: “Aku tidak tuli pak guru, orang tuaku dalam keadaan tidur di dalam kuburannya!”.

Terkadang kita terburu-buru memvonis dan melukai perasaan orang yang ada di hadapan kita. Namun, hendaklah kita ingat, Ada 4 (empat) perkara yang kalau sudah terjadi tidak bisa diperbaiki, yaitu:
1. Tidak mungkin kita menarik kembali batu yang kita jatuhkan atau terjatuh, atau terlempar.

2. Tidak mungkin kita menarik kembali kosa kata atau kalimat yang telah kita ucapkan.
3. Tidak mungkin kita menarik kembali peluang yang telah berlalu dan hilang, dan
4. Tidak mungkin kita mengambil kembali waktu, umur dan masa muda yang telah berlalu.

Oleh karena itu, kenalilah dan ketahuilah dengan baik bagaimana kita harus bertindak dalam empat hal ini:
- Jangan sia-siakan peluang baik yang ada di hadapanmu, dan
- Jangan terburu-buru memvonis terhadap orang lain


Share/Bagikan Semoga bermanfaat bagi sahabat semua dan menjadi kebaikan bagi Kita semua.

آمِــيّنْ يَارَبَّ العَـــالَمِيْنَ

ARTIKEL TERKAIT:

Ditulis Oleh: Eko Purnomo Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik Updated at : 05:17

0 comments

Silahkan Beri Komentar Saudara...

Silahkan berkomentar sesuai tema, gunakan kata-kata yang bijak dalam berkomentar (no iklan, no porn, no spam). Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau titip link, akan dimasukan ke folder SPAM. Terima Kasih.

Pesan Mas Eko

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh, Salam Sukses Dunia Menuju syurga. Pergunakanlah media sosial untuk hal yang positif berbagi kebaikan, sesuatu yg bermanfaat dan dapat memotivasi orang lain untuk berbuat kebaikan dan beramal sholeh. #SuksesDuniaAkherat
Facebook  Twitter  Google+ Instagram Linkedin Path Yahoo RSS Feed


Artikel Populer

Ikuti Saya di Google+

About Me

My Photo
Hidup menjadi lebih berarti jika selalu menghidupkan yang lain
Sukses Dunia Menuju Syurga

Copy Code ini untuk Blog Anda

<!-- Start Code --><a target="_blank" href="http://ekomunikasi.blogspot.com/" title="Sedekah Untuk Hidup Yang Lebih Baik"><img alt="Eko Purnomo" src="http://3.bp.blogspot.com/-ddwd1JDQyso/UxCJjzA8e4I/AAAAAAAAAcA/FYF4-GJ6dSw/s1600/ekomunikasibanner.png" border="0" height="15" width="80" /></a><!-- End Code -->